Seminar, Demo, dan Bedah Buku: Harmless Hacking: Malware Analysis and Vulnerability Development

Beberapa tahun sebelum Internet secara luas tersedia untuk umum, mungkin 95% dari komputer yang ada di dunia saat itu masih berdiri sendiri-sendiri, yang berarti tidak terhubung ke jaringan komputer. Salah satu alat yang digunakan untuk berbagi informasi dan data saat itu adalah melalui disk. Virus komputer (Virii) yang ada saat itu menimbulkan kerusakan komputer masih belum begitu banyak dan penyebarannya pun terbatas. Munculnya Internet telah mengubah semua ini. 

Saat ini, jutaan komputer di seluruh dunia bisa terkena virus dalam hitungan jam. Jenis-jenis malware menyebar sangat cepat dan kerusakan yang ditimbulkannya juga semakin meningkat. Jika komputer yang terhubung jaringan Internet dan memiliki proteksi yang buruk, maka kemungkinan dapat terinfeksi di bawah 4 menit, dan bila efek kerusakannya cukup parah, maka komputer benar-benar nonaktif atau tidak bisa dijalankan. Setidaknya ada salah dua dari beberapa tanda utama bahwa komputer terinfeksi dengan malware: Menjalankan file jahat (Running malicious files) — Komputer bisa terinfeksi ketika file jahat dijalankan atau dilihat. File-file ini dapat diterima melalui removable media seperti disket, CD, DVD atau flash drive. File-file berbahaya ini juga bisa diterima melalui transfer file Instant Messenger atau file yang dilampirkan dalam email. Mungkin Anda berkata kepada diri sendiri “Saya hanya perlu khawatir dengan program executable — File EXE.” Mungkin itu dulu. Tapi sekarang, hal ini tidak lagi terjadi. Ada banyak jenis file yang perlu menjadi kewaspadan banyak orang dan banyak daftar file yang berkembang setiap hari. 
Websites Berbahaya (Malicious Websites) — ini adalah metode terbaru dan yang paling umum dalam menyebarkan malware. Sebuah situs web yang memiliki celah keamanan dapat disisipkan script — program kecil, yang dirancang untuk memaksa komputer pengguna men-download dan menjalankan malware. Seringkali pengguna tidak menyadari ketika jenis serangan malware terjadi sampai komputer telah terinfeksi dan menyebarkan malware, hingga dengan cepat melumpuhkan komputer pengguna. 
Lalu, apa sih sebenarnya malware itu? Mengapa komputer dapat diserang malware? Apa dampak yang disebabkan malware? Bagaimana sih caranya mengatasi jenis-jenis serangan ini? Apa saja tools yang digunakan untuk menganalisanya? Pencegahan apa yang perlu dilakukan? Jenis-jenis kelemahan (vulnerabilty) apa saja sih yang perlu diantisipasi? Mau tahu jawabannya? Ikuti seminar, demo, dan bedah buku tentang “Harmless Hacking: Malware Analysis and Vulnerability Development,” oleh Mada R Perdana, penulis buku, praktisi digital forensic dan keamanan komputer di Kampus A — STIKOM Balikpapan Jl. KP Tendean 2A, Balikpapan Kalimantan Timur, pada hari Sabtu, 15 Januari 2011 pukul: 9.00 WITA — Selesai, gratis! Pendaftaran kilk DI SINI. Kapasitas terbatas hanya 100 orang, buruan!

http://stmikbpn.ac.id/web/2011/01/10/seminar-demo-dan-bedah-buku-harmless-hacking-malware-analisys-and-vulnerabilty-development/