Tagged: Ubuntu Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Wahyu Budi 22:24 on 17 October 2011 Permalink | Reply
    Tags: , Ubuntu,   

    Setting Gnome Shell Sebagai Default Interface Pada Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot 

    Selamat Malam Linuxer, Sejak Ubuntu meluncurkan Unity sebagai default interface, tidak semua para pengguna Ubuntu merasa nyaman dengan tampilan maupun perform nya, mungkin ada sebagian pengguna Ubuntu yang lebih cenderung nyaman menggunakan interface selain Unity. Pada tutorial kali ini kita akan mengubah Unity yang menjadi default interface / desktop dari Ubuntu  11.10 dengan Gnome Shell. Bagi yang belum meng-install Gnome Shell pada Ubuntu, silahkan baca terlebih dahulu artikel sebelumnya Menginstall Gnome Shell Pada Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot.

    (More …)

     
  • Aditia A. Pratama 22:18 on 13 October 2011 Permalink | Reply
    Tags: , , gimp, , , Ubuntu   

    Animasi Open Source : Sebuah Presentasi 

    Berikut ini adalah presentasi Animasi yang ditulis oleh Kapten Blender Indonesia. Silahkan disimak dan semoga bermanfaat.

    Terima kasih.

     
  • Lucky Borneo 22:21 on 25 April 2011 Permalink | Reply
    Tags: , , Streaming, , , Ubuntu   

    Streamripper – unduh online streaming dalam bentuk audio 

    Apakah Anda sering kali mendengarkan radio online? Stasiun radio sekarang telah merambah ke dunia maya, dimana kita dapat mendengarkan stasiun radio dimanapun kita berada selama masih dalam jaringan internet selama stasiun radio memberikan fasilitas streaming-nya kepada publik. Hanya berbekal aplikasi audio (misal: Rhythmbox, VLC, Mplayer, RealPlayer, dll) kita dapat memilih stasiun radio favorit. Nah, bagaimana jika kita sedang ada urusan penting sehingga kita tidak dapat mendengarkan acara di radio kesayangan? Apa yang harus dilakukan? Pasti merekamnya bukan.

    Terdapat suatu aplikasi yang dapat mengunduh online streaming dalam bentuk audio, sehingga kita dapat mendengarkannya di lain waktu. Nama aplikasi tersebut adalah Streamripper. Aplikasi ini dijalankan melalui terminal, sehingga kita dapat meletakkannya di server. Cukup sudah basa-basinya. Mari kita langsung mempraktekkannya.

    (More …)

     
    • budi 22:38 on 25 April 2011 Permalink | Reply

      wuih keren….klo butuh yg ful komplit rekaman mp3 k rmh aja yah..

      • Lucky 23:01 on 25 April 2011 Permalink | Reply

        Kasih akses aja pak ke komputernya, biar saya sedot dari sini… :-D

    • reza 02:12 on 28 April 2011 Permalink | Reply

      bang lucky, gmn tu caranya akses komputer orang lain lewat internet ?

    • rizq 08:02 on 18 May 2011 Permalink | Reply

      Mas Reza, salah satu caranya ya seperti di atas ini…

      apakah maksudnya mengakses komputer orang lain itu, tidak dengan izin yang punya..?

      he he… berarti anda salah kamar… :D

    • adam 02:24 on 18 September 2011 Permalink | Reply

      ijin copas bang. artikelnya keren.

  • Lucky Borneo 17:08 on 22 April 2011 Permalink | Reply
    Tags: , , , Ubuntu   

    Mematikan Desktop Linux Secara Otomatis 

    Banyak cara mematikan atau merestart mesin Linux secara otomatis. Ada yang menggunakan cron ada pula yang menggunakan program tambahan. Kali ini, kita membahas mengenai penggunaan program ComplexShutdown yang begitu banyak fungsi dan manfaatnya. Salah satunya adalah mematikan desktop Linux Anda pada waktu tertentu (lihat screenshot). Dengan penggunaan program ini, kita dapat meminimalkan penggunaan listrik. Apalagi jika kita ngantuk dan lupa mematikan computer, dapat menggunakan program ini. Jadi, bisa melakukan penghematan kan. Program dapat diunduh di sini. Sesuaikan dengan arsitektur mesin ubuntu yang digunain sekarang ini.

    Tetapi, ada cara lain yaitu menggunakan terminal.

    $ sudo shutdown -h 18:30
    Broadcast message from luckyborneo@ubuntu
    (/dev/pts/2) at 15:18 ...
    The system is going down for halt in 192 minutes!

    Sistem akan mati pada jam 18:30 (format waktu adalah 24 hours). Mudah bukan? Selamat belajar… dan ingat, gunakan energi seperlunya… ;-)

     
    • budi 20:10 on 22 April 2011 Permalink | Reply

      Ini desktop aja yg mati atau komputer nya juga..??

      • Lucky 20:31 on 22 April 2011 Permalink | Reply

        Komputernya juga ikutan mati pak… silakan dicoba… :-D

    • Aditia 12:40 on 23 April 2011 Permalink | Reply

      wah yg via terminal bener2 simple yah mas Lucky…keren

      • Lucky 09:02 on 24 April 2011 Permalink | Reply

        Yup.. simple banget ya. Tapi, harus diingat ingat tuh, jangan sampe lupa kalo sedang menjalankan perintah itu. Entar, lagi asyik menggambar, tiba-tiba komputer langsung mati mendadak karena lupa. Soalnya, gak ada reminder-nya tuh.

    • naomi 21:41 on 1 September 2011 Permalink | Reply

      kalau cara menyalakan komputer pada sistem operasi linux gimana?

    • revina 22:21 on 20 September 2011 Permalink | Reply

      g ngerti……. :O

    • catatanlinuxku 16:51 on 10 December 2011 Permalink | Reply

      keren mas artikelnya :)

    • yosri habibi 17:39 on 18 February 2013 Permalink | Reply

      ada trik curang gak.. agar sistem scanner pada linux tiadak masuk sistem…. tapi prit out tetap keluar…..

  • Lucky Borneo 08:57 on 14 April 2011 Permalink | Reply
    Tags: LaTeX, Lucid Lynx, Ubuntu   

    Gummi – Simple Text LaTeX Editor Untuk Linux 

    LaTeX merupakan bahasa markup atau sistem penyiapan dokumen untuk peranti lunak TeX dan banyak digunakan oleh para matematikawan, ilmuwan, insinyur, akademisi dan profesional lainnya. Terdapat banyak editor di Linux untuk LaTeX ini, seperti Kile (untuk lingkungan KDE), GNU Texmacs Editor, gedit dengan latex-plugin, dan lain-lainnya. Namun, kali ini ada editor yang cukup menarik di lingkungan Linux, yakni Gummi.

    Untuk dapat menggunakan Gummi (saya menggunakan Ubuntu Lucid Lynx) cukup menjalankan perintah berikut:
    $ sudo add-apt-repository ppa:gummi/gummi
    $ sudo apt-get update && sudo apt-get install gummi

    Nah, sekarang tinggal belajar LaTeX deh. Selamat belajar…. (Silakan dilihat skrinsyutnya)… ;-)

     
    • subura 10:58 on 19 April 2011 Permalink | Reply

      setelah sudo apt-get install gummi


      Need to get 428MB of archives.
      After this operation, 699MB of additional disk space will be used.
      Do you want to continue [Y/n]?

      banyak banget? hehe… gak jadi install… kegedean… :D

      • Lucky 08:00 on 20 April 2011 Permalink | Reply

        Wew… betulkah pak? Hehehee… kok di tempatku gak segitu ya. Mungkin paket dependency-nya tuh yg kurang. Di sono kan akses inetnya lancar, sedot aja pak. Terus mahasiswanya diharuskan menggunakan LaTeX buat laporan tugasnya… :-D

    • Pak Igun 10:07 on 29 June 2011 Permalink | Reply

      saya sangat senang dapat ilmu dari komnitas ini. Saya sendiri alhamdulillah sudah 100% pengguna LINUX dan disertasi saya di ITB saya pake LATEX. Tapi tentunya karena masih baru belajar LINUX, saya masih banyak yang kurang tahu tentang LINUX dan LATEX. Ini saya sedang bikin buku (memoir.cls) Kimia Kuantum untuk buku ajar d Unmul Samarinda. waduh lebih susah dari nulis disertasi ternyata hehehehe…. jadi saya selalu belajar khususnya di komunitas yang baru saya kenal ini. Ariegato ya….

      • Lucky 13:44 on 1 July 2011 Permalink | Reply

        Wah.. ada yg dari kalangan akademiki nih. Selamat datang pak. Mari kita bersama-sama saling belajar. Di Samarinda juga ada grup Linux, mungkin bisa saling bertukar informasi dengan mereka di sana.. :-D

    • Pak Igun 19:47 on 1 July 2011 Permalink | Reply

      iya justru di universias luar negeri kripsi, tesis dan disertasi wajib pake latex, cuman di Indoensia yang masih MUBAH hehehe, kecual di jurusan matematika ITB yang memang wajib pake latex. selama saya nyusun tugas akhir saya terpaksa KANIBAL semua standard latex di setiap universitas di dunia, yang paling cocok adalah template latex dari Harvard Univ. Rencana saya bikin kursus LINUX, PYTHON dan LaTeX di Unmul. Tapi waduh hanya tiga dosen yang pengguna LINUX di FMIPA Unmul. kami masih MINORITAS hehehhe. saya sendiri pake MandrivaLinux dan Latexnya pake KILE. Wah ternyata di samarinda ada komunitas Linux-latex ya? alamate dimana ya? oke trims berat ya…

      • Lucky 21:06 on 8 July 2011 Permalink | Reply

        Wah… saya mendukung niat Pak Igun nih. Semoga teman-teman yg lain dapat membantu lebih banyak di lapangan. Setau saya, di Samarinda ada kelompok pengguna Linux. Kalo tidak salah di UNMUL. Namun, untuk pengguna LaTeX, saya belum tau.

    • Pak Igun 05:55 on 7 July 2011 Permalink | Reply

      mas, saya mau tanya saya kesulitan membuat Tabel dengan posisi lanscape. saya sudah gunakan \begin{sidewaystable} \begin{tabular}…..\end{tabular}\end{sidewaystable} namun hasilnya kacau. jadi dari hasil ke 4 tabel berturut-turut posisi lanscapenya tidak sama alias bolak-balik. Bagaimana agar hasil lanscapenya konsisten? Terimakasih banyak ya atas bantuane….

      • Lucky 21:10 on 8 July 2011 Permalink | Reply

        Apakah \usepackage{rotating} udah ditambahkan sebelum \begin{document} Pak Igun?
        Saya juga belum pandai dalam ilmu LaTeX ini pak. Masih mencoba-coba. Oleh sebab itu, saya gunakan Gummi ini. Cocok buat pemula. Sebelumnya, saya menggunakan Gedit yg ditambahkan plugins LaTeX. Kalo Kile, sepertinya editor yg udah sempurna buat LaTeX ya pak? Nanti bisa berbagi donk tentang LaTeX ini. Hehehehehe…

    • Firman 23:24 on 25 August 2011 Permalink | Reply

      Pak Igun, bolehkah saya copy template Latex u/ disertasinya? Saya masih belum bisa membuat judul Bab sesuai format baku di ITB.
      Terima kasih.

  • Aditia A. Pratama 22:41 on 4 February 2011 Permalink | Reply
    Tags: autokey, , textexpander, Ubuntu   

    Autokey : Tool Produktif yang Free dan Open Source 

    BismiLLAH

    Pernah mendengar tentang textexpander sebelumnya? itu tuh software mac yang ciamik tentang automasi penulisan text. Well, di linux juga ada loh. Untuk memudahkan saya sudah membuat screencast pertama yang membahas mulai dari instalasi, hingga membuat abreviasi untuk aktivasi expansi text.

    Untuk lebih jelasnya silahkan menyaksikan screencast berikut. Mohon maaf untuk kualitas suara yang masih butuh banyak perbaikan :)

    (More …)

     
  • Fakhrul Rijal 06:44 on 19 November 2010 Permalink | Reply
    Tags: akan, bisa, hanya, latah, lotus, lotus symphony, menikmati, presentasi, , Ubuntu   

    Mencoba IBM Lotus Symphony 

    Setelah kemarin ikut-ikutan latah untuk mencoba memasangkan Libre-Office, sekarang saya akan mencoba mencoba memasangkan Lotus Symphony, yaitu sebuah aplikasi Office sederhana bikinan IBM, yang hanya menyertakan 3 Fungsi Dasar yaitu Membuat Dokumen, Presentasi, dan Tabel Ledger. (More …)

     
    • budi 10:18 on 21 November 2010 Permalink | Reply

      Di instal di netbook berat gak yah, loading nya??

  • Aditia A. Pratama 22:06 on 18 October 2010 Permalink | Reply
    Tags: cloud, cloudsn, , google reader, identi.ca, , notifications, notifyOSD, RSS, Ubuntu   

    Cloud Service Notification, Maksimalkan NotifyOSD Ubuntu ! 

    BismiLLAH,

    Kemudahan akses informasi di era digital seperti sekarang ini, menuntut user untuk cerdas dalam menyaring informasi yang diterima. Adakalanya kita membutuhkan informasi update dari suatu situs. Simpelnya kita bisa subscribe agar ‘dikabari’ via email jika situs favorit kita sudah update. Namun akan sangat lebih mudah jika berita update itu datang langsung ke desktop anda. (More …)

     
  • Fakhrul Rijal 17:02 on 1 October 2010 Permalink | Reply
    Tags: compiz, desktop, Ubuntu   

    Dandani Dekstop Linux dengan Compiz 

    Salah satu kendala dalam kegiatan pengenalan Sistem Operasi Open Source – GNU/Linux adalah keraguan dari para pengguna dan ketakutan ketika mendengar kata LINUX. Sering ketika kegiatan sosialisasi saya menggunakan jasa COMPIZ untuk menarik minat para pengguna sistem operasi bajakan… Dan ketika akhirnya mereka tertarik, sering juga minta langsung dipasangkan Linux plus compiz di laptop masing-masing….

    Tentunya akan menambah waktu pemasangan jika harus menyetel compizconfig-setting-manager… akhirnya saya siapkan beberapa file *.profile dari compiz yang terpasang di laptop saya. (More …)

     
    • rizq 00:29 on 5 October 2010 Permalink | Reply

      ini yg dipake yg mana om.. :D

      • frijal 01:42 on 6 October 2010 Permalink | Reply

        boleh digunakan yang mana aja, setiap berkas itu akan membuat hasil tampilan yang berbeda. ;)

    • abduljalil 03:11 on 17 October 2010 Permalink | Reply

      mlaku2 ketemu iki meneh hehehehe……… file kok g iso didownload ik

      • Kibot Rusak 09:20 on 17 October 2010 Permalink | Reply

        sudah di coba untuk download, dan ternyata bisa Om… Silakan ulangi. ;)

    • asfin achfani 11:56 on 18 October 2010 Permalink | Reply

      mas rijal, mbok ya dikasih screenshoot nya gitu dari ketiga pilihan profil biar lebih enak milihnya..he..he.

    • frijal 12:39 on 18 October 2010 Permalink | Reply

      @asfin achfani: wah, gimana ya untuk bikin screenshoot dari implementasi penggunaan Compiz? Jika video sih bisa. Kalo mas Asfin bisa, silakan tampilkan disini boleh kok… :)

    • Cyber4rt Crew 23:27 on 2 August 2011 Permalink | Reply

      artikel yang sangat menarik :)

  • Lucky Borneo 00:56 on 23 September 2010 Permalink | Reply
    Tags: CLI, , Ubuntu   

    Belajar Perintah di Terminal Dengan CLIcompanion 

    Kerap kali, seorang pemula di dunia Linux ingin menjadi seorang ‘Geek’ dengan bermain di console (baca: terminal). Mereka mengutak-atik di console, tetapi tidak mengerti perintah apa yang harus diketik. Nah, dengan menggunakan program CLIcompanion, Sang Pemula dapat belajar perintah-perintah di Linux. Bagi yang telah ahli, program CLIcompanion ini dapat pula ditambahkan perintah-perintah yang telah dimodifikasi sebagai referensi. Sehingga, kita dapat menyimpannya lalu menggunakannya sebagai referensi.
     
    • rizq 23:55 on 4 October 2010 Permalink | Reply

      wuii… mantap… jadi pengen blajar CLI lagi negh…. :d

    • lucky 23:48 on 6 October 2010 Permalink | Reply

      Selamat belajar Pak Rizqi.. :-D

    • Yoga 21:20 on 3 December 2010 Permalink | Reply

      Wah…Udh Saya Coba….
      Mantap….
      Co2k Bwt saya Yg baru MengeNaL Linux….

    • Vina 19:43 on 19 February 2011 Permalink | Reply

      Bebarkah begitu?!!!!
      Terus bagaimana cara
      masuk n install sebagai user biasa di linux lalu menginstallnya’
      Soalanya aku kaga ngerti sama sekal i; tolong dong…!!!!!
      Pada saat aku buka ,shell. lalu sudo n lain2
      selalu mengalami no such file or directory.Install aja kaga jadi!!!!
      Bagaimana aku bisa belajar CLI companion.
      Mudah2an ada yg mau nuntun belajar Comand Linux.
      karena ketidak bisaan akulah…aku kemari….melihat link ini…
      Jadi kesimpulannya aku buta sama sekali akan linux tapi aku penasaran ama linux…
      n suka linux

      • lucky 20:13 on 19 February 2011 Permalink | Reply

        Anuuu… itu tidak meng-install sebagai user biasa ya. Bisa jadi, user yang digunakan tidak diperkenankan oleh root (administrator) untuk meng-install program. Di internet, banyak sekali membahas perintah dasar mengenai Linux.

        sudo – sebuah perintah dalam command-line Linux. Apabila anda memiliki akses root, maka sudo akan melakukan perintah sebagai superuser. Pengguna sudo dan perintah-perintah yang dapat mereka pergunakan terdapat pada file konfigurasi, /etc/sudoers. Apabila seorang pengguna yang tidak berhak mencoba menjalankan perintah, sudo akan memberitahu administrator melalui e-mail. Pengguna yang mencoba menjalankan perintah akan diminta mengisikan password.

    • eva 10:46 on 24 February 2011 Permalink | Reply

      pak bisa banyak lagi tidak keteranganya….?

      • lucky 00:15 on 28 March 2011 Permalink | Reply

        Maksudnya gimana, Mbak Eva? Uhmmm.. untuk tutorial command line seperti di atas, banyak bertebaran di internet. Atau jika ingin terjun langsung, mungkin bergabung dengan teman-teman pengguna Linux yang ada di kota terdekat dimana Mbak Eva tinggal. Selamat belajar… ;-)

    • putu yudisitira 21:23 on 16 June 2011 Permalink | Reply

      swastiastu saya dari Bali mau bertanya dengan ka LUCKY bagaimana sih caranya agar kita benar-benar dapat menguasai terminal di ubuntu karena saya sudah sering belajr dan mencoba namun hanya sedikit yg meresap ke oikiran saya.mohon infonya ^_^ suksema

      • Lucky 13:46 on 1 July 2011 Permalink | Reply

        Kalo pengen bisa, mungkin harus sering menggunakannya dalam keseharian. Bisa juga belajar mengenai pemrograman BASH Script. Bisa belajar otodidak atau bertanya kepada yang bisa. Mari kita sama-sama belajar… ;-)
        Suksema…

    • Ade Malsasa Akbar 09:54 on 5 November 2011 Permalink | Reply

      Mantap, Mas. Sungguh, saya baru tahu. Konsep yang sangat baik untuk mempromosikan Linux ke awam.

    • Ade Malsasa Akbar 10:00 on 5 November 2011 Permalink | Reply

      Sungguh, saya kangen KPLI Balikpapan.

      Aku kembaliiii :D

  • Lucky Borneo 18:09 on 6 May 2010 Permalink | Reply
    Tags: , Ubuntu   

    Tema Baru (Ubuntu 10.04 Lucid Lynx) 

    Ubuntu terbaru, Lucid Lynx telah hadir. Tema yang ditawarkan cukup beragam. Namun, bagi yang ingin menambah koleksi tema yang cukup menyenangkan dan menyegarkan dapat melakukan trik berikut ini:

    $ sudo apt-add-repository ppa:bisigi
    $ sudo apt-get update
    $ sudo apt-get install bisigi-themes

    Nah, tinggal memanggil tema yang diinstall melalui Systems > Preferences > Appearances

    Contoh tema ubuntu-sunrise:

    ubuntu_sunrise

    Selamat menikmati… ;-)

     
    • rizq 04:34 on 7 May 2010 Permalink | Reply

      Manstaf… langsung menuju TKP Om….

    • rizq 07:19 on 7 May 2010 Permalink | Reply

      Warning…..!!! System akan menyedot hampir 100 MB dari internet… so pastikan internet yg digunakan bebas pulsa… :D

    • Lucky 18:54 on 7 May 2010 Permalink | Reply

      Wew.. tapi lilhatlah hasil yang didapat. Bagus bagus kan temanya. Jikalau gak ingin men-download semuanya. Setelah melakukan

      $ sudo apt-get update

      Buka synaptic, lalu pilih repository yang baru saja ditambahkan. Tinggal centang deh tema yang akan dipilih… :-D

    • subura 05:04 on 8 May 2010 Permalink | Reply

      wow! keren! tapi… hiks… sudah nyedot tp belum nyoba… maklum, kemarin update Jaunty saja habis 400M lebih, jadi masih sayang sama Jaunty yg sudah banyak dipermak sana-sini… oh Jauntyku, banyak sekali jasamu… :-D

    • budi 16:26 on 8 May 2010 Permalink | Reply

      wah udah pada ganti ke lucid yah…

    • AriPerwiraCom 06:26 on 10 May 2010 Permalink | Reply

      Wah mantab nich, gak nyesel pake lucid

    • grandiyf 05:55 on 17 May 2010 Permalink | Reply

      makin mantap aja ubuntu :D

    • Alfa 21:48 on 27 May 2010 Permalink | Reply

      Gile euy… 100Megs. Pake line kumpeni lagi negh… :P

    • seger 09:09 on 30 May 2010 Permalink | Reply

      gan tuchpadq kok gak fungsi ubuntu 10.04, axio zetta…….?

    • seger 09:10 on 30 May 2010 Permalink | Reply

      tolong pencerahannya,bru pemula seminngu yang lalu…..

    • lucky 22:30 on 30 May 2010 Permalink | Reply

      @seger: Uhmmm.. hal yg aneh nih. Coba install:

      $ sudo apt-get install tpconfig gsynaptics

      Biar bisa atur secara GUI, atau coba tekan tombol kombinasi Fn+F7.. kali aja bisa. Lupa, ngeliat dimana tuh jurus. Semoga berhasil… ;-)

    • seger 06:11 on 31 May 2010 Permalink | Reply

      gak bisa mas te2p………….?

      tolong donk mas2 yang bisa leptopq axio zetta,dualcore

    • lucky 07:44 on 31 May 2010 Permalink | Reply

      @seger: Coba jalankan perintah ini di terminal (Applications > Accessories > Terminal):

      $ sudo modprobe -r psmouse

      $ sudo modprobe psmouse proto=imps

      Apakah touchpad-nya sekarang udah bisa digunain?

    • ian 15:16 on 4 April 2011 Permalink | Reply

      File Download untuk instal manual ny ada gak Gan …………

      • Lucky 16:48 on 4 April 2011 Permalink | Reply

        @Mas Ian: Maksudnya gimana, Mas Ian? Udah ditambahkan ke dalam repository-nya belum? Cara menambahkan ada di artikel pertama, kemudian jika tidak ingin mengunduh semua file-nya, cukup membuka synaptic lalu pilih origin PPA-Bisigi. Lalu centang deh, tema yang diinginkan. Selamat mencoba… ;-)

  • Lucky Borneo 08:52 on 26 October 2009 Permalink | Reply
    Tags: C, , Ubuntu   

    Programming C and C++ Ubuntu 

    Untuk dapat melakukan pemrograman bahasa C atau C++ di Ubuntu, kita harus menginstall compiler-nya terlebih dahulu, dengan cara sebagai berikut:

    1. Bukalah Terminal (Applications > Accessories > Terminal)
    2. Ketikan perintah berikut ini:
    $ sudo apt-get install build-essential
    3. Jika diminta untuk memasukkan password, masukkan password user Anda

    Setelah paket yang dibutuhkan telah terinstall dengan sempurna (tanpa error), sekarang kita dapat melakukan pemrograman bahasa C dan C++ di Ubuntu.

    Bagaimana cara penggunaanya?? (More …)

     
    • ccnet 16:13 on 26 May 2010 Permalink | Reply

      hallo..mdah2an blm telat,,,,saya newbie ni baru migrasi ke linux…sya pake ubuntu 9.10….untuk geany proses instalasi lancar,tp pas coba compile ,keluar error

      xample.cpp:25: error: ‘printf’ was not declared in this scope

      untuk program saya buat di gambas2,,,

      mohon pencerahanya dari rekan2

    • lucky 16:25 on 26 May 2010 Permalink | Reply

      Itu dalam bentuk CPP ya, Mas CCNET?

      Coba check di header file-nya, apakah telah dideklarasikan sebelumnya?

      Coba lakukan 'trace' secara perlahan-lahan dimulai dari letak error code yang telah diberikan (dalam hal ini adalah baris ke-25). Selamat mencoba… ;-)

    • ccnet 15:09 on 31 May 2010 Permalink | Reply

      ok …akan saya coba…

    • ccnet 05:15 on 5 June 2010 Permalink | Reply

      lg nyri tutorial buat prog billing di ubuntu, minta saranya donk…?

    • Steven Nathaniel 10:56 on 14 March 2011 Permalink | Reply

      terimakasih untuk tutorialnya. saya ingin belajar pemrograman C/C++ menggunakan Gedit & Terminal di Ubuntu 10.10. di Ubuntu 10.10, saya lihat GCC nya sudah terinstal. apakah kita juga bisa melakukan proses Build dengan mengetikan perintah di Terminal? jikalau bisa, mohon diberitahukan kode-kode perintahnya. terimakasih.

      • Lucky 00:21 on 28 March 2011 Permalink | Reply

        Maksudnya “build” gimana Pak Steven?
        Di awal artikel telah dijelasin, bagaimana melakukan compile pada terminal. Nah, silakan dicoba tuh, semoga berhasil. Bagi ilmu Python-nya juga donk Pak.. :-D

    • fian 19:41 on 7 April 2011 Permalink | Reply

      Thanks banget nih mas,,, langsung ane coba nih… sangat membntu untuk migrasi total ke linux…

      Hidup Open Source…

    • didou 07:38 on 13 October 2011 Permalink | Reply

      bang!!!
      saya kok g bisa build n run file *.cpp ya

      • Luky 07:55 on 13 October 2011 Permalink | Reply

        Maksudnya “Gak bisa” bagaimana, Bang?
        Ada error code-nya gak?
        Mungkin bisa di”tempel” dimari, biar lebih jelas lagi… :-D

    • choerul 08:26 on 4 June 2012 Permalink | Reply

      permisi saya mau tanya, kenapa pas project c++ nya di run di geany muncul tulisan
      ” ./geany_run_script.sh: 5: ./geany_run_script.sh: ./4m: Permission denied “.
      maklum saya masih newbie di c++ dan ubuntu

    • damai 19:04 on 20 September 2012 Permalink | Reply

      bos kok teminal gak bisa baca conio.h ya

    • Fachru Rozi 15:03 on 27 September 2012 Permalink | Reply

      gan, kenapa pas gue compile bisa, nah pas gue running “$ ./coba” ada pesan permission denied?
      gue taruh file coba.cpp nya di dokumen dan gue compile pake “$ gpp coba.cpp -o coba.”.

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel