10 Super Komputer Tercanggih dan Tercepat Di Dunia Saat Ini

Perkembangan teknologi memang menjadi berita yang menarik untuk terus di ikuti. Bagi anda pengguna computer tentu tidak ingin melewatkan yang namanya komputer tercanggih dan tercepat saat ini, nah di sini saya akan memberikan informasi mengenai 10 Super Komputer Tercanggih dan Tercepat di dunia saat ini.
Bagi kebanyakan orang memiliki komputer dengan spesifikasi besar dan mempunyai kecepataan yang cepat memang menjadi dambakan. Disisi lain komputer juga mendukung sebuah bisnis yang mana perusahaan besar kelas dunia juga saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Banyak komputer bermunculan dengan sepesifikasi dan merek yang berbeda-beda, berikut merupakan 10 super komputer tercanggih dan tercepat di dunia saat ini.
1. Sunway TaihuLight (National Supercomputing Center, China)

Sunway TaihuLight Supercomputer, China


Pada Juni 2016, sebuah berita menggemparkan dunia teknologi. Cina mengumumkan dirilisnya supercomputer terbaru yang diyakini sebagai supercomputer yang tercepat saat ini dan belum ada yang mampu menyaingi kecepatanya. Sunway TaihuLight, itulah nama dari supercomputer milik National Supercomputing Center yang berlokasi di kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, China. Supercomputer ini diyakini memiliki kecepatan hingga 93 Petaflops, hampir 3 kali lebih cepat dari supercomputer Tianhe-2 yang juga berasal dari China yang sebelumnya sebagai pemegang rekor sebagai supercomputer tercepat didunia.
Sunway TaihuLight menggunakan 40.960 multicore prosesor 64-bit yang dirancang oleh Cina-SW26010 RISC yang didasarkan pada arsitektur Shenwei. Setiap chip processor memiliki 256 inti core dan 4 core tambahan untuk management sistem sehingga total untuk seluruh core dari semua CPU mencapai 10.649.600 core. Supercomputer ini dijalankan dengan sistem operasi buatan sendiri berbasis kernel Linux yaitu Raise OS yang sengaja dirancang untuk supercomputer Sunway TaihuLight.

2. Tianhe-2 (National University of Defense Technologi China)

Tianhe-2 Super Computer, China

Tianhe-2 supercomputer yang berlokasi di Guangzhou China, perangkat penerus dari Tianhe 1A ini merupakan komputer super yang memegang rekor ke-2 saat ini yang pada sebelumnya memegang rekor pertama sebagai supercomputer didunia dalam hal kecepatan dalam memproses data dengan performa 33,86 petaflop/s. Tianhe-2 menggunakan proessor Intel Xeon arsitektur Ivy Bridge dan Intel Xeon Phi dengan total 3,12 juta inti (core). super komputer ini menghabiskan daya 17,808 kilowatts dan secara teori mampu menyentuh kecepatan 54,9 petaflop. Sistem operasi yang digunakan adalah Ubuntu Kylin Linux yaitu sistem operasi yang dibuat oleh Canonical yang ditujukan untuk pasar China.

3. Titan (Oak Ridge National Laboratory, AS)

Titan Super Computer, AS

Super Computer tercepat ke-3 didunia, komputer ini dibuat oleh Cray,Inc di Oak Ridge National Laboratory yang digunakan untuk penelitian energi, perubahan iklim, efisiensi mesin, dan penelitian sains lainnya dan pernah tercatat sebagai komputer tercepat didunia sebelum digeser oleh Sunway TaihuLight dan Tianhe-2. Titan adalah pembaharuan dari super computer Jaguar dan memiliki kecepatan proses 17,6 petaflop, sistem ini menggunakan CPU berbasiskan AMD Cray dan GPU Nvidia dengan total 560.640 inti. Sistem operasi yang digunakan adalah Cray Linux Environtment yang dibuat khusus untuk berjalan di super computer Titan.

4. Sequoia (Lawrence Livermore National Laboratory, AS)

Sequoia Super Computer, AS
Sequoia adalah supercomputer berbasiskan Blue Gene/Q buatan IBM untuk National Nuclear Security Administration dan merupakan bagian dari program untuk mensimulasikan umur dari senjata nuklir. Sequoia pernah menjadi komputer tercepat di dunia pada Juni 2012 dengan menggantikan posisi K Computer yang pada saat itu menempati posisi pertama sebagai komputer yang tercepat didunia denga kecepatan 16,32 petaflop, 55% lebih cepat dari K Computer dengan kecepatan 10,51 petaflop serta lebih hemat energi. Namun, pada Juni 2013 rangking Sequoia turun menjadi ke-3 didunia setelah digeser oleh Tianhe-2 dan Titan. Sequoia memiliki nyaris 1,6 juta inti prosesor dan sistem operasi yang digunakan adalah CNK Operating System dan Red Hat Entenprise Linux.
5. K Computer (RIKEN Advanced Institute for Computational Science, Jepang)
K Super Computer, Japan
K Computer atau yang disebut “kei” dalam bahasa Jepang, pernah menjadi yang tercepat didunia pada tahun 2011. Komputer ini dibuat dan dikembangkan oleh Fujitsu untuk RIKEN Advanced Institute for Computational Science yang digunakan untuk memprediksi bencana dan keperluan penelitian medis. K Computer memiliki kecepatan hingga 10,5 petaflop dengan 705.024 inti Sparc. Sistem operasi yang digunakan berbasis Linux Kernel dengan tambahan driver yang didesain khusus untuk K Computer.
6. Mira (Department of Energy milik Argonne National Laboratory, AS)

Mira Supercomputer, AS

Mira adalah supercomputer berbasiskan Blue Gene/Q milik IBM yang dibuat untuk Argonne National Laboratory dengan dukungan United States Department of Energy. Komputer ini memiliki 786.432 inti processor untuk mencapai kecepatan 8,6 petaflop dan mengkonsumsi daya sebesar 8,6 MW. Sistem Operasi yang digunakan adalah CNK (Compute Node Kernel) yang memang dibuat khusus oleh IBM untuk super computer berbasis Blue Gene.
7. Trinity ( NNSA Nuclear Security Enterprise, AS)

Trinty Supercomputer, AS

Trinity adalah supercomputer buatan Cray,Inc (perusahaan pembuat supercomputer), yang pada saat itu memenangkan kontrak sebagai pembuat supercomputer untuk perusahaan keamanan nuklir di Amerika dengan nilai kontrak mencapai $174 Miliyar USD.
Trinity menggunakan processor Xeon E5-2698v3 16C 2.3GHz dengan 301,056 inti core yang memiliki kecepatan 8 Petaflops. Sistem operasi yang digunakan adalah Cray Linux Environtment yang dibuat oleh Cray untuk berjalan di supercomputer.

8. Piz Daint (Swiss National Supercomputing Center (CSCS), Switzerland)
Piz Daint Supercomputer, Switzerland

Piz Daint adalah supercomputer buatan Cray,Inc untuk Swiss National Supercomputing Center (CSCS) yang menggunakan processor Xeon E5-2670 8C 2.600GHz dengan 115,984 inti core yang dilengkapi GPU NVIDIA K20x dan memiliki kecepatan 6 Petaflops. Sistem operasi yang digunakan adalah Cray Linux Environtment.

9. Hazel Hen (HLRS – Höchstleistungsrechenzentrum Stuttgart, Germany)
Hazel Hen Supercomputer, Germany

Hezel Hen adalah supercomputer buatan Cray,Inc untuk The High Performance Computing Center (Höchstleistungsrechenzentrum) yang berlokasi di kota Stuttgart Germany untuk keperluan penelitian dan sains. Hezel Hen menggunakan processor Xeon E5-2680v3 12C 2.5GHz dengan 185,088 inti core dan memiliki kecepatan 5,6 Petaflops. Sistem operasi yang digunakan adalah Cray Linux Environtment.

10. Shaheen II (King Abdullah University of Science and Technology, Saudi Arabia)

Shaheen II Supercomputer, Saudi Arabia

Shaheen II adalah supercomputer buatan Cray,Inc untuk King Abdullah University of Science and Technology dan merupakan penerus dari Shaheen I buatan IBM berbasis Blue Gene/P. Shaheen II menggunakan processor Xeon E5-2698v3 16C 2.3GHz dengan 196,608 inti core dan memiliki kecepatan 5,5 Petaflops. Sistem operasi yang digunakan adalah Cray Linux Environtment.

Sekian postingan dari saya, maaf bila ada kesalahan penulisan dan informasi. Semoga bermanfaat 🙂

Sumber : Wikipedia dan TOP500

Berbagai Macam Distribusi Linux dan Sejarahnya

Berbagai Macam Distro Linux

Distro Linux (singkatan dari Distribusi OS Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasi keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distro Linux bisa berupa Perangkat Lunak Bebas dan ada juga berupa Perangkat Lunak Komersial seperti Red Hat Enterprise Linux, SuSE dan lain-lain.
Ada banyak distro Linux yang telah muncul, beberapa bertahan dan menjadi distro linux induk bahkan sampai menghasilkan distro turunan.

Disini saya akan membahas apa saja distro Linux yang merupakan distro induk dari rata-rata distro linux yang mempunyai banyak turunan.
Berikut ini distro Linux induk yang banyak dijadikan sebagai distro linux turunan :

SLACKWARE

Slackware Linux

Slackware adalah salah satu distro linux awal dan tertua yang masih dikelola hingga sekarang, dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux,Inc dengan tujuan untuk stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
Slackware awalnya merupakan turunan dari Softlanding Linux System, yang paling populer dari distribusi linux asli pada masa itu. Pada saat SLS mulai mendominasi pasar, para pengembang membuat keputusan untuk mengganti format executable-nya dari a.out ke ELF (Executable and Linkable Format) namun ini bukan keputusan yang populer di kalangan basis pengguna SLS pada saat itu sehingga Patrick Volkerding memodifikasi versi SLS dan meluncurkan distro linux yang ia beri nama Slackware.
Rilis pertama Slackware adalah versi 1.00 yang diluncurkan pada tanggal 16 Juli 1993 berupa sebuah citra 3½ floppy disk yang tersedia untuk di download melalui FTP (File Transfer Protocol). Pada tahun 1999, Slackware berkali-kali dirilis, mulai dari rilis nomor 4 sampai 7. Hal ini dijelaskan oleh Patrick Volkerding sebagai upaya pemasaran untuk menunjukkan bahwa Slackware adalah sebuah distro Linux yang up-to-date sebagaimana distro-distro lainnya, yang kala itu banyak yang telah melepas nomor 6 (seperti Red Hat yang merilis setiap revisi dari distribusinya dengan kenaikan dari 4.1 ke 5.0 bukan 3.1 ke 3.2 sebagaimana Slackware).Slackware memang memiliki beberapa rilis Beta dalam rentang 6.x, tetapi hal ini tidak dihitung sebagai rilis resmi.

Hingga sekarang, Slackware sudah mencapai release ke 14.1 dengan versi current yang terakhir dirilis pada November 2013 dan masih dikelola dengan baik oleh Slackware Linux,Inc dan Komunitas Slackware dari seluruh penjuru dunia sehingga banyak distro linux turunan Slackware yang menggunakan basis sistem dari Slackware untuk menjalankan sistemnya.
Slackware dan turunanya menggunakan sistem paket management slackpkg untuk management sistem pada aplikasinya.
Berikut ini beberapa turunan distro linux dari Slackware :
– Slax
– Zenwalk
– Vector Linux

RED HAT

Red Hat Linux

Red Hat Linux adalah distro linux yang di bangun secara independent/dibangun dari awal berdasarkan kernel Linux oleh perusahaan Red Hat,Inc dengan rilis pertama versi 1.0 pada 3 November 1994 dan merupakan salah satu distro linux yang paling populer dan banyak digunakan.
Awalnya Red Hat Linux didistribusikan secara gratis namun pada tahun 2004 pruduksinya dihentikan. Setelah Red Hat,Inc menghentikan produksi Red Hat Linux tidak serta-merta Red Hat menghentikan seluruh kegiatan produksinya.
Bahkan perusahaan tersebut mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux sebagai distribusi linux untuk penggunaan komersial dan Fedora Linux (turunan dari Red Hat Linux) yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disposori oleh Red Hat sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan.
Red Hat Enterprise Linux adalah salah satu distro linux yang paling banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar sebagai server sampai rata-rata supercomputer didunia seperti Sequioa, IBM Roadrunner dan lain-lain yang menggunakanya sebagai sistem operasi utama itu dikarenakan RHEL memang dirancang untuk melayani traffic dengan performa besar untuk skala enterprise.
RHEL adalah distro linux berbayar (tidak gratis) namun free (bebas) dalam artian kode sumbernya terbuka bagi siapa saja yang ingin mendapatkanya untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang sehingga menjadi sistem operasi yang aman. Untuk menikmatinya RHEL bisa diinstall dengan masa Trial 30 hari dan setelah itu membayar untuk update terhadap patch security dan perbaikan bug. Namun tidak usah khawatir, bagi yang tidak bisa menginstall RHEL karna berbayar kita bisa menginstall CentOS Linux yang merupakan turunan langsung dari RHEL. CentOS adalah versi Red Hat Enterprise Linux yang bisa diinstal dan digunakan secara gratis karena CentOS dibuat berdarkan RHEL sehingga setiap RHEL mengeluarkan update atau rilisan terbaru CentOS juga mengeluarkan update dan rilisan yang sama, jadi CentOS itu merupakan versi komunitas dari Red Hat Enterprise Linux yang gratis dan bebas.
Red Hat dan turunanya menggunakan sistem paket management RPM (Red Hat Package Manager) sebagai management aplikasi.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Red Hat :
– CentOS (RHEL versi komunitas)
– Oracle Enterprise Linux
– Scientific Linux
– Fedora Linux
– SuSe Linux

DEBIAN

Debian Linux

Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Jadi, sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux dan merupakan distro linux yang paling banyak digunakan diseluruh dunia karena terkenal dengan kestabilanya.
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian (dibaca Deb Ian).
Pada awalnya, Ian memulainya dengan memodifikasi distribusi SLS (Softlanding Linux System). Namun, ia tidak puas dengan SLS yang telah dimodifikasi olehnya sehingga ia berpendapat bahwa lebih baik membangun sistem (distribusi Linux) dari nol (Dalam hal ini, Patrick Volkerding juga berusaha memodifikasi SLS. Ia berhasil dan distribusinya dikenal sebagai “Slackware”).

Debian awalnya dirilis dengan versi 0.9 pada tahun 1994-1995 dan pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai pada tahun 1995 lalu Debian merilis versi 1.0 pada tahun 1996. Dan sekarang, Debian telah sampai ke versi 8.0 dengan codename Wheezy. Banyak sekali distro turunan dari Debian salah satu yang paling terkenal adalah Kali Linux yang digunakan oleh para ahli IT dan Hacker untuk melakukan pengujian terhadap sistem yang lemah.
Debian GNU/Linux dan turunannya menggunakan paket management dpkg dengan ekstensi .deb dan menggunakan metode pemutakhiran paket repository menggunakan APT.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Debian :
– Kali Linux
– Ubuntu
– Parrot Security OS (hampir mirip dengan Kali Linux)
– Knoppix
– Xandros
– Damn Small Linux
– Raspbian (untuk perangkat arsitektur ARM Raspberri pi)
dan ada beberapa proyek lain dari Debian untuk berjalan di kernel lain seperti Debian Hurd (versi mikrokernel dari debian dengan menggunakan kernel GNU/Hurd) dan Debian/KFreeBSD (versi Debian + kernel FreeBSD)

GENTOO

Gentoo Linux

Gentoo Linux adalah distribusi Linux yang dibangun dari awal (from scratch) berbasis kernel Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm]. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna. Paket-paketnya biasanya dibangun dari kode sumber (source), walaupun untuk kenyamanan, sebagian besar paket perangkat lunak juga tersedia dalam bentuk binari.
Gentoo Linux awalnya dibuat oleh Daniel Robbins dengan nama Enoch Linux. Tujuan pengembangannya adalah untuk menciptakan sebuah distribusi Linux tanpa binari program yang terkompilasi dari awal(default) dengan maksud untuk memaksimalkan perangkat keras serta hanya memasukkan program yang dibutuhkan saja oleh pengguna. Namun perkembanganya, hanya satu versi Enoch yang pernah dirilis yaitu versi 0.75 pada Desember 1999. Itu dikarenakan terjadi masalah lamanya kompilasi kode sumber dengan GNU Compiler Collection yang digunakan sebagai kompiler. Daniel Robbins dan Pengembang lainnya bereksperimen untuk melakukan forking GCC yang kemudian dikenal dengan nama kompiler EGCS yang dikembangkan oleh Cygnus Solutions. Pada saat itulah Enoch berganti nama menjadi Gentoo Linux(Gentoo adalah nama dari salah satu jenis pinguin). Namun setelah menemukan cacat pada sistem Gentoonya, Robbins menonaktifkan pengembangan lebih lanjut beberapa bulan lamanya dan beralih ke FreeBSD untuk memodifikasi fitur sistem autobuild Gentoo dengan menambahkan beberapa fitur milik FreeBSD. Itulah mengapa sistem Port di Gentoo mirip sekali dengan Port sistem yang ada di FreeBSD.
Pada 31 Maret 2002 Daniel Robbins merilis Gentoo Linux versi 1.0 dan pada tahun 2004, Robbins mendirikan organisasi non-profit Gentoo Foundation, lalu memindahkan seluruh hak cipta distribusi Gentoonya ke organisasi ini, dan mengumumkan dirinya sebagai pemimpin proyek Gentoo Linux.
Gentoo Linux menggunakan sistem Rolling Release pada setiap updatenya sehingga pada saat update dilakukan, sistem otomatis memperbaharui ke versi terbaru secara efektif. Gentoo dan turunanya menggunakan metode pemutakhiran paket Emerge dan sistem pengelola paket Portage.

Berikut ini beberapa distro linux turunan Gentoo :
– Sabayon Linux
– Calculate Linux
– Core OS

ARCH LINUX

Arch Linux

Arch Linux adalah sebuah distribusi Linux yang dibangun dari awal (from scratch) berbasis kernel Linux untuk komputer i686 dan x86_64 yang didesain untuk menjadi ringan dan sederhana serta sesuai dengan keinginan pemiliknya. Arch Linux adalah distribusi linux berbasis binary, yang artinya paket-paket aplikasi didistribusikan dalam bentuk binary yang telah terkompilasi. Berbeda dengan Gentoo yang mendisitribusikan paket-paketnya dalam bentuk source code.
Pendiri Arch Linux adalah Judd Vinet yang terinspirasi dari CRUX Linux, Vinet memulai memimpin proyek Arch Linux pada bulan Maret 2002 hingga 1 Oktober 2007. Setelah itu Ia mengundurkan diri dari proyek dikarenakan kurangnya waktu dan menyerahkan proyek dalam pengawasan Aaron Griffin.

Arch Linux tidak membuat jadwal rilis untuk waktu tertentu dalam setiap updatenya seperti yang dilakukan distro linux lain, melainkan menggunakan sistem “Rolling Release”. Arch Linux menyediakan paket-paket baru setiap hari. Dengan kata lain, untuk memperbarui sistem pengguna hanya perlu memperbarui paket-paket ada didalam sistemnya. Itulah mengapa Arch Linux dikatakan sebagai distro linux yang selalu up to date. Jadi pengguna tidak perlu melakukan fresh install untuk melakukan update besar-besaran terhadap sistemnya.
Arch Linux dan turunanya menggunakan paket management Pacman, tetapi ada suatu keistimewaan yang dimiliki oleh Arch Linux yaitu paket management AUR (Arch User Repository) yang menyediakan banyak aplikasi berupa source code yang akan dikompilasi pada saat penginstalanya. Setiap aplikasi yang ingin kita install dapat kita cari dengan perintah Yaourt <nama-aplikasi> yang tentunya dengan akses User (tidak bisa dengan Root), dikarenakan pada saat kompilasi program ada beberapa komponen yang sengaja diunduh untuk membantu membangun paket binarynya tetapi pada saat kompilasi itu selesai beberapa komponen itu dihapus secara otomatis.

Berikut ini beberapa turunan distro linux dari Arch :
– Manjaro Linux
– Blackarch Linux
– Chakra Linux
– ArchBang Linux

Sekian postingan dari saya, maaf bila ada kesalahan pengetikan nama atau informasi. Semoga Bermanfaat 🙂

Sumber : Wikipedia, Google Images

NFC, sebuah fitur yang terlupakan!

Tahukah kamu apa itu NFC? Yah, saya yakin masih banyak yang belum tahu itu apa. NFC, kependekan dari Near Field Communication adalah sebuah fitur komunikasi atau transfer data yang terdapat pada beberapa jenis perangkat termasuk smartphone yang dirilis sejak tiga tahun belakangan. Sesuai dengan namanya, jarak yang bisa dicover oleh NFC adalah sekitar 5 cm. […]

Akses Internet Tanpa Wireless Hacking

Bagi beberapa orang internet adalah kebutuhan primer. Banyak yang rela pulsanya ga bisa dipakai buat nelpon dan smsan, yang penting bisa internetan. Kecepatan Internet di Indonesia boleh dibilang sangat mengecewakan jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN sekitar. Baru-baru ini saja ada koneksi sejenis Indihome dan koneksi 4G. Tapi masih tetap ga bisa disandingkan dengan koneksi internet […]